Syarat Mendapatkan Beasiswa Unggulan di Indonesia

Beberapa orang mungkin masih ingin tahu cara mengajukan beasiswa keunggulan dengan persyaratan dan pedoman. Seperti yang diumumkan sebelumnya (Beasiswa Keunggulan), Beasiswa Keunggulan memberikan kesempatan kepada putra dan putri terbaik negara untuk memperoleh gelar sarjana, pascasarjana, atau doktoral. Beasiswa ini diberikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan dapat digunakan untuk belajar di dalam dan luar negeri.

Seperti Bidik Misi, beasiswa unggulan juga mencakup beasiswa penuh yang memenuhi sebagian besar kebutuhan pembelajaran. Bedanya, bidik misi ditujukan bagi mereka yang dalam kondisi kurang baik namun berprestasi, sedangkan beasiswa unggulan terbuka untuk siapa saja yang berprestasi. Nah, beberapa hal tersebut terkait dengan seluk beluk info beasiswa unggulan.

Komponen Beasiswa Unggulan:

a) Biaya hidup

Subsidi biaya hidup saat mengikuti program sarjana, pascasarjana, dan doktoral (sepanjang terbukti tidak dapat mengambil foto DpR, Rt, Dpr)

b) Uang sekolah

Mengikuti program pendidikan di jenjang S1, S2, dan S3 dengan menanggung sebagian atau seluruh biaya pendidikan.

c) Biaya buku

Penerima beasiswa untuk program studi sarjana, pascasarjana dan pascasarjana pilihan.

d) Biaya penelitian

Dalam proses mengikuti mata kuliah pendidikan sarjana, pascasarjana dan doktoral, penerima beasiswa akan dibantu dalam penelitian.

e) Biaya transportasi

 

Baca juga : Kumpulan artikel pendidikan terbaru

Sebagian atau seluruh biaya masuk disediakan untuk penerima beasiswa saat menempuh program sarjana, pascasarjana dan doktoral di luar negeri.

Persyaratan dan Kelengkapan Berkas:

Beasiswa Jenjang S-1:

Mahasiswa Baru

  1. Maksimal 22 Tahun
  2. Memiliki surat keterangan lulus di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B
  3. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
  4. Peraih juara peringkat 5 besar

Mahasiswa On-Going

  1. Maksimal 22 Tahun
  2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah
  3. IPK minimal 3.25 pada skala 4.0
  4. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
  5. Peraih juara peringkat 5 besar

Beasiswa jenjang S-1 tidak diwajibkan memiliki sertifikat TOEFL/IELTS.

Beasiswa Jenjang S-2:

Mahasiswa Baru

  1. Maksimal 32 Tahun
  2. Memiliki surat keterangan lulus di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B
  3. IPK S1 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
  4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
  5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
  6. Peraih juara peringkat 5 besar

Mahasiswa On-Going

  1. Maksimal 32 Tahun
  2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah
  3. IPK S-1 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
  4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
  5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
  6. Peraih juara peringkat 5 besar

Beasiswa Jenjang S-3:

Mahasiswa Baru

  1. Maksimal 37 Tahun
  2. Mempunyai surat keterangan lulus di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B
  3. IPK S-2 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
  4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
  5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
  6. Peraih juara peringkat 5 besar

Mahasiswa On-Going

  1. Maksimal 37 Tahun
  2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah
  3. IPK S-2 minimal 3.25 pada pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going
  4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
  5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir
  6. Peraih juara peringkat 5 besar

Kelengkapan Berkas Beasiswa:

  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  2. Kartu Tanda Mahasiswa (khusus On-Going)
  3. LoA Unconditional (Untuk On-Going ganti dengan surat tanda aktif kuliah)
  4. Kartu Hasil Studi (KHS) terakhir (Khusus On-Going)
  5. ljazah dan transkrip nilai terakhir
  6. Sertifikat TOEFL/IELTS (TOEFL/IELTS untuk S-1 tidak diwajibkan)
  7. Proposal rencana studi (rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi, topik yang akan ditulis dalam skripsi/tesis/disertasi, deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan dilakukan selama studi dan implementasi hasil studi di masyarakat)
  8. Surat rekomendasi dari civitas akademik atau institusi terkait
  9. Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain
  10. Sertifikat prestasi minimal tingkat kabupaten
  11. Essai menggunakan Bahasa Indonesia dengan judul: "Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia" ditulis sebanyak 3-5 halaman pada kertas A4 dengan format huruf Times New Roman ukuran huruf  12 dengan spasi 1.5 lines

source : https://radiodms.com/syarat-mendapatkan-beasiswa-unggulan-di-indonesia/

Comments

  • No Comment Yet
Please login first for post a comment